Jumat, 25 Januari 2013

Armstrong: Mustahil Juara Tanpa Menggunakan Doping


Lance Armstrong mencurahkan isi hatinya kepada host ternama Amerika Serikat, Oprah Winfrey, terkait kasus doping yang menimpanya. Dalam acara itu, ia menegaskan bahwa tidak mungkin seseorang di generasinya bisa jadi juara tanpa menggunakan doping.

Lance Armstrong adalah juara Tour de France sebanyak tujuh kali. Ia juga menyabet medali perunggu di Olimpiade 2000. Namun, semua gelar itu dicabut setelah Armstrong ketahuan menggunakan doping.

Armstrong mengaku menggunakan sejumlah zat atau obat yang dilarang, yakni Erythropoietin (EPO), testosterone, cortisone dan juga hormon pertumbuhan. Armstrong juga melakukan transfusi darah untuk menunjang performanya.

Dalam wawancaranya dengan Oprah, Armstrong blak-blakkan soal penggunaan dopingnya. "Tidak mungkin bisa menang tanpa menggunakan doping di generasi itu. Bukan saya yang menciptakan budaya doping, tapi saya juga tidak berusaha untuk menghentikannya," kata Armstrong seperti dilansir BBC.

"Program doping saat itu lebih besar dari program doping Jerman Timur di era 1970 dan 1980-an. Sulit untuk membicarakan budaya ini. Saya tidak ingin menuduh siapa pun. Saya di sini untuk mengakui kesalahan saya. Budaya doping memang ada, tapi saya tidak bisa mengatakan siapa saja yang menggunakannya."

Pada akhir Oktober 2012, Persatuan Balap Sepeda Internasional (UCI) memutuskan untuk mencabut tujuh gelar juara Tour de France yang diraih Armstrong (1999-2005). Ia juga dilarang berkecimpung lagi di dunia balap sepeda. Tak hanya itu, medali perunggu Armstrong di Olimpiade 2000 juga dicopot oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Armstrong mengaku sangat menyesali kesalahannya ini. "Saya akan menghabiskan sisa hidup saya untuk berusaha mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat dan saya juga minta maaf kepada orang-orang," ucapnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar