Minggu, 16 Desember 2012

Furusawa: Duet Lorenzo-Rossi Bisa Merugikan Yamaha


Kembali berduetnya Jorge Lorenzo dengan Valentino Rossi diyakini bisa merugikan Yamaha. Hal itu diungkapkan mantan Direktur Teknik Yamaha, Masao Furusawa.

Furusawa merupakan kunci sukses Rossi ketika memperkuat Yamaha pada 2004 hingga 2010. Di bawah kendali Furusawa, The Doctor sukses merebut empat gelar juara dunia MotoGP dan meraih 46 kemenangan grand prix.

Rossi kembali ke Yamaha musim depan setelah dua tahun memperkuat Ducati. Namun, Furusawa menilai keputusan untuk menyatukan kembali Rossi dengan Jorge Lorenzo bisa merugikan Yamaha. Pasalnya, hubungan kedua pembalap tidak harmonis pada musim 2010.

"Saya sadar fans akan senang melihat Rossi dan Lorenzo berbagi garasi lagi, tapi itu akan jadi tahun yang menyulitkan bagi tim mereka," ujar Furusawa kepada Motosprint.

"Saya pikir Rossi dan Lorenzo akan banyak bertarung. Itu akan jadi tontonan menarik, tapi juga bisa menjadi masalah besar bagi Yamaha. Saya tidak melihat ada orang yang mampu mengatasi situasi itu. Menurut saya, situasinya akan semakin sulit," sambungnya.

Furusawa juga mengklaim adanya konflik internal yang melibatkan Rossi, Lorenzo dan Direktur Tim Yamaha saat ini, Masahiko Nakajima. Kondisi itu diyakini Furusawa bisa membuat peristiwa 2010 kembali terulang.
"Sebelum Lorenzo datang ke Yamaha, Nakajima sangat menyukai Rossi. Kemudian dia mulai memilih Lorenzo karena muda dan lebih mudah dihadapi. Hubungan dengan Lorenzo berjalan bagus hingga Yamaha mengetahui dia berusaha melakukan negosiasi dengan Honda, di awal 2012," papar Furusawa.

"Nakajima terluka dan mengubah sikap kepada Lorenzo. Dia tahu tindakan Lorenzo sama seperti pembalap lainnya. Dengan kembalinya Rossi, saya tidak tahu apa yang akan terjadi," tegasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar