Minggu, 30 Desember 2012

Kegagalan Rossi Bersama Ducati Hantui Jerry Burgess


 Kepala tim yang menangani Valentino Rossi, Jerry Burgess, merasa sepanjang hidupnya bakal dihantui kegagalan Valentino Rossi bersama Ducati dalam dua tahun terakhir. Rossi hanya meraih tiga podium dari 35 seri balapan bersama Ducati. Ini menjadi pencapaian terburuk bagi Rossi yang merupakan mantan juara dunia.

Penampilan buruk tersebut membuat Rossi dianggap bukan penantang serius bagi perjalanan MotoGP dalam dua tahun terakhir. Dan kembalinya Rossi ke Yamaha di tahun 2013 nanti disinyalir bakal kembali memanaskan persaingannya dengan Jorge Lorenzo.

"Saya merasa kami seharusnya bisa melakukan yang lebih baik daripada yang telah kami capai. Dan itu sesuatu yang akan terus menghantui saya hingga ke liang kubur. Karena kami tidak dapat meraih target yang kami pasang dalam dua tahun terakhir," kata Burgess seperti dilansir Motorcycle News.

"Kami tidak memenangkan balapan. Kami tidak memenangkan kejuaraan dan kami gagal mengamankan posisi Rossi bersama Ducati di masa depan. Itu adalah tujuan utama kami yang gagal tercapai. Kami meraih beberapa podium. Tapi tiga dari 35 adalah sesuatu yang mengecewakan dan tidak kami harapkan," katanya.

Keputusan Rossi bergabung ke Ducati di tahun 2011 bisa dianggap keputusan terburuk pembalap asal Italia itu. Selama dua tahun bersama Ducati, Rossi hanya mampu mengakhiri kompetisi di posisi tujuh dan enam. Berbeda kala Rossi menunggangi Yamaha dan Honda.

Sebelum bergabung ke Ducati, Rossi mereguk sukses bersama Yamaha (2004-2007). Selama tujuh tahun bergabung bersama pabrikan asal Jepang itu, Rossi menjadi juara sebanyak empat kali. Ini melanjutkan sukses kala dia meraih tiga kali juara bersama Honda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar